Faktor Pemicu dan Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Ilustrasi Terapi Obat

Sumber: doktersehat.com

Ejakulasi dini adalah masalah yang sering terjadi dan sangat umum dialami oleh seorang pria pada saat akan melakukan hubungan intim. Masalah ejakulasi dini ini sering menggangu kepercayaan diri seorang pria pada saat akan melakukan hubungan seksual. Bahkan pria yang mengalami ejakulasi ini lebih gampang terkena stres dan gangguan psikologis. Secara umum, ejakulasi dini ini adalah orgasme yang sering dialami pria saat melakukan hubungan seksual. Masalah dari orgasme ini yaitu ketika pria mengeluarkan sperma dalam durasi yang cepat, bahkan sebelum pasangan mencapai klimaks. Karenanya, masalah ini sering membuat wanita kecewa karena pria terlalu cepat klimaks.

Pada dasarnya tidak ada waktu tetap yang ideal bagi pria dalam hal ejakulasi dini ini. Dalam melakukan hubungan seksual, setiap pria akan ejakulasi sesuai dengan kepuasannya masing-masing. Sebuah penelitian pernah dilakukan mengenai berapa lama durasi yang baik dalam melakukan hubungan intim. Penelitian ini membuahkan hasil bahwa rata-rata waktu bagi pria untuk mencapai ejakulasi dini adalah sekitar lima setengah menit.

Menurut beberapa informasi di internet, ada beberapa yang dapat memicu terjadinya ejakulasi dini. Beberapa faktor tersebut ialah sebagai berikut :

  1. Faktor psikologis

Faktor psikologis dapat berperan pada kemunculan ejakulasi dini pada pria. Seorang pria lebih rawan mengalami ejakulasi dini jika sedang pada kondisi depresi, merasa bersalah pada saat melakukan hubungan intim, mengalami pengalaman seksual yang dini, memiliki gambaran diri yang buruk, serta pernah mengalami kekerasan seksual.

Penderita ejakulasi dini juga pada umumnya mengalami masalah kecemasan terhadap aspek seksualnya, terutama pada performa seksual. Selain itu kekhawatiran mengalami ejakulasi dini dapat memicu ejakulasi tersebut.

  1. Permasalahan dalam hubungan dengan pasangan

Terkadang terikat pertikaian dengan pasangan dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini, terutama jika sebelumnya penderita jarang atau bahkan tidak pernah mengalami ejakulasi dini sebelumnya.

  1. Disfungsi ereksi

Penderita disfungsi ereksi dapat merasakan kecemasan dalam mencapai atau menjaga ereksi pada saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Karena itu penderta dapat terburu-buru untuk melakukan ejakulasi. Hal tersebut dapat menjadi pola seorang pria mengalami ejakulasi dini.

Selanjutnya mengenai ciri dari ejakulasi dini ini. Ciri utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan pria untuk menahan ejakulasinya lebih dari satu menit setelah melakukan penetrasi. Masalah ejakulasi ini tidak hanya melibatkan aktivitas seksual bersama pasangan saja, tapi juga pada saat masturbasi. Terkadang ada pula pria yang mengalami ejakulasi dini, namun pada suatu waktu dia dapat melakukan ejakulasi dengan normal.

Berikut beberapa cara mengatasi ejakulasi dini :

  1. Mencoba posisi lain dalam bercinta

Mencoba posisi lain dalam bercinta merupakan salah satu tips yang dapat dilakukan sebelum terjadinya ejakulasi dini. Biarkan wanita mengambil posisi di atas agar dia dapat menarik diri pada saat pria merasa akan mengalami ejakulasi. Selain mengubah posisi dalam bercinta, cobalah mengurangi kecepatan dan kedalaman penetrasi agar pria tidak cepat mengalami ejakulasi.

  1. Obat bius oles

Menggunakan obat bius oles merupakan cara berikutnya untuk menghindari ejakulasi dini. Obat bius oles dapat dioleskan beberapa waktu sebelum rangsangan seksual untuk mencegah masalah ejakulasi dini. Cara kerja obat bius ini adalah dengan cara mengurangi sensasi yang dirasakan oleh seorang pria. Namun bagi sebagian pria, obat bius oles ini mengurangi kenikmatan yang ia rasakan saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Tak hanya dirasakan oleh pria, terkadang efek dari obat bius oles ini juga dirasakan oleh wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 4 =

Related Post